Logo Header Antaranews Jogja

Wabup Sleman mengukuhkan 75 wakil kelurahan-kapanewon kader bela negara

Jumat, 27 Maret 2026 19:34 WIB
Image Print
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa (kiri) mengukuhkan 75 kader bela negara di Balai Desa Ambarketawang, Gamping, Jumat (27/3/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman

Sleman (ANTARA) - Wakil Bupati Sleman mengukuhkan 75 kader bela negara yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pelatihan Dasar Bela Negara bagi perwakilan pamong kelurahan dan perwakilan masyarakat Kapanewon (Kecamatan) Gamping dan Kapanewon Mlati.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat mengatakan bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban setiap warga negara untuk turut menjaga kedaulatan, keutuhan serta keselamatan bangsa dan negara.

"Terlebih lagi di era digital saat ini, bentuk ancaman persatuan bangsa tak lagi menyerang fisik, namun juga berbentuk ujaran kebencian," kata Danang saat mengukuhkan 75 kader bela negara di Balai Desa Ambarketawang, Gamping, Jumat.

Kegiatan Pelatihan Dasar Bela Negara yang diselenggarakan 25 - 27 Maret 2026 ini bertujuan untuk menanamkan dan menguatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta nilai-nilai dasar bela negara kepada masyarakat.

Selain itu, kata dia, kegiatan ini diharapkan mampu mengaktualisasikan semangat kebangsaan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

Danang menegaskan bahwa hoaks, ujaran kebencian, radikalisme serta berbagai upaya lainnya dapat memecah belah masyarakat melalui media digital.

"Oleh karena itu, semangat bela negara tetap terus diperkuat dan disesuaikan dengan perkembangan zaman," katanya.

Ia juga berpesan kepada seluruh kader untuk menumbuhkan kesadaran dan semangat bela negara dari lingkup terkecil di keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat.

"Diharapkan kader yang telah dikukuhkan menjadi garda terdepan untuk memperkuat semangat persatuan dan menjadi teladan dalam penggunaan media digital yang bijak," katanya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman Samsul Bakri mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat, khususnya pada era digital yang penuh tantangan.

"Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat semakin memahami pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta memiliki semangat untuk berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Ia berharap melalui kegiatan ini nilai-nilai bela negara dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, serta mampu memperkokoh ketahanan nasional dari tingkat lokal.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026