Logo Header Antaranews Jogja

Mendag pastikan harga dan pasokan stabil jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 15:52 WIB
Image Print
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meninjau Pasar Cuplik di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026). (ANTARA/HO-Kemendag)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan kondisi harga barang kebutuhan pokok stabil dan pasokannya tersedia menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri.

Saat meninjau Pasar Cuplik di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, Budi menyampaikan, secara umum, harga dan pasokan komoditas utama berada dalam kondisi stabil. Masyarakat di berbagai daerah di Indonesia pun dapat berbelanja seperti biasa untuk mempersiapkan HBKN.

"Hari ini, kami cek langsung ke pasar untuk memastikan kondisi harga dan pasokan menjelang puasa dan Lebaran. Secara umum, harganya bagus dan stabil. Silakan belanja seperti biasa," ujar Budi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan hasil pengecekan di Pasar Cuplik, sebagian besar harga barang pokok terpantau stabil dan berada di bawah Harga Acuan (HA) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET).

Harga gula pasir curah tercatat Rp17.000/kg, daging ayam ras Rp38.000-40.000/kg, telur ayam ras Rp28.000/kg, bawang merah Rp38.000-40.000/kg, cabai merah keriting Rp32.000-34.000/kg, serta bawang putih honan Rp32.000-33.000/kg.

Untuk minyak goreng Minyakita, harganya terpantau sesuai HET, yaitu Rp15.700/liter dan pasokannya
mencukupi.

Pemerintah terus mendorong produsen minyak goreng meningkatkan produksi, termasuk melalui peningkatan produksi untuk merek minyak goreng kemasan ekonomis lainnya, atau second brand, guna memperkuat ketersediaan pasokan minyak goreng bagi masyarakat.

"Minyak goreng di pasar tidak hanya Minyakita. Kami juga mendorong produsen memperbanyak produksi, termasuk minyak goreng second brand, agar pasokan semakin kuat di pasar," kata Budi.

Namun demikian, terdapat beberapa komoditas yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya, yaitu harga beras medium yang berada di kisaran Rp14.000-14.500/kg.

Harga tersebut ada di atas HET Zona I, yaitu Rp13.500/kg. Selain itu, cabai rawit merah terpantau di kisaran Rp82.000-84.000/kg atau di atas Harga Acuan
(HA).

Kenaikan harga pada cabai rawit merah dipengaruhi faktor cuaca, yaitu adanya intensitas curah hujan tinggi terutama di wilayah sentra produksi yang berdampak pada produktivitas (waktu petik) dan distribusi dari petani.

"Kenaikan harga cabai rawit lebih kepada faktor cuaca. Curah hujan tinggi mempengaruhi produktivitas petani. Namun, secara umum, pasokan barang pokok tetap aman," jelas Budi.

Di Pasar Cuplik, Mendag juga memimpin implementasi Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan).

Gerakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pasar rakyat dan sejalan dengan Gerakan Indonesia Aman Sehat Resik Indah (ASRI) sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Pasar harus bersih, sehat, dan nyaman. Kalau pasar bersih, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja dan aktivitas ekonomi bisa tumbuh lebih baik," imbuh Mendag.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendag pastikan harga dan pasokan stabil jelang Ramadhan



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026