Logo Header Antaranews Jogja

Bappenas pastikan setiap anak Indonesia punya akses pendidikan

Senin, 29 September 2025 19:18 WIB
Image Print
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard di hadapan para peserta Pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), di Jakarta, Selasa (23/9/2025). ANTARA/HO-Bappenas

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan pihaknya memastikan setiap anak Indonesia memiliki akses pendidikan berkualitas.

Saat dirinya berada di depan para peserta Pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), disampaikan bahwa Bappenas memiliki mandat penting untuk membuat perencanaan dan pengendalian implementasi dan evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Untuk mendorong transformasi pendidikan, dilaksanakan revitalisasi sekolah, digitalisasi, sekolah unggul, hingga sekolah rakyat.

“Kami memastikan bahwa setiap anak Indonesia memiliki akses pendidikan berkualitas dan berakhlak demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,’ ujarnya, dari keterangan resmi, di Jakarta, Senin.

Baca juga: Kemkomdigi mengupayakan Sekolah Rakyat dapat akses internet terbaik

Dalam kesempatan tersebut, katanya lagi, Febrian menerangkan peran Bappenas sebagai dirigen sekaligus pusat penguatan proses bisnis perencanaan pembangunan nasional yang berfokus pada sinergi pusat-daerah, inovasi pembiayaan pembangunan, pengendalian PSN, serta manajemen risiko, yang semuanya berbasis pada data akurat.

Karena itu, dibutuhkan dukungan dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak, sehingga dapat menghasilkan perencanaan berbasis bukti dan data.

Baca juga: Mendikdasmen memaparkan tiga strategi utama wujudkan pendidikan yang merata

Pihaknya juga mengawal Transformasi Sistem Pendidikan Nasional sebagai salah satu game changer utama dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia unggul Indonesia, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

“Tiga langkah besar yang kami dorong untuk transformasi SDM (sumber daya manusia) unggul Indonesia adalah percepatan wajib belajar 13 tahun, peningkatan pendidikan tinggi dengan lulusan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) berkualitas, serta restrukturisasi kewenangan pengelolaan guru,” ujar Febrian.

"Seluruh rangkaian ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menghasilkan generasi yang berkarakter, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Wakil Kepala Bappenas itu pula.

Dia turut menegaskan bahwa Bappenas hadir dengan struktur organisasi yang baru melalui Peraturan Menteri Nomor 2 Tahun 2025.

“Dengan struktur yang baru ini, kita tidak lagi berada di bawah Kementerian Koordinator Perekonomian, melainkan langsung berada di bawah Presiden, bersama dengan Kementerian PAN-RB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan Kementerian Sekretariat Negara, sehingga perencanaan, penganggaran, dan peningkatan talenta SDM berada tepat satu level di bawah Presiden,” ujar Wakil Menteri PPN itu lagi.

Baca juga: Bappenas: Arah pembangunan Indonesia butuh langkah strategis

Baca juga: Wali Kota Yogyakarta jamin akses pendidikan gratis bagi penyandang difabel



 






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bappenas pastikan setiap anak Indonesia miliki akses pendidikan

Pewarta :
Editor: Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026