
KAI Daop 6 pastikan kesiapan angkutan Lebaran 2026

Yogyakarta, DIY (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan terus menyediakan moda transportasi, yang mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan termasuk dalam layanan angkutan Lebaran 2026.
Sebagai bentuk komitmen tersebut KAI bersama pemangku kepentingan terkait perkeretaapian melakukan inspeksi menggunakan kereta api inspeksi (KAIS) di wilayah Daop 6 Yogyakarta, DIY, Rabu.
Inspeksi dipimpin Direktur Operasi KAI Awan Hermawan Purwadinata dan Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI Rafli Yandra.
"Inspeksi ini bertujuan memantau dan memastikan kesiapan operasional KAI Daop 6 selama 22 hari masa Angkutan Lebaran yang akan berlangsung pada 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026," kata Awan.
Ia juga mengingatkan jajaran KAI Daop 6 Yogyakarta agar fokus pada keselamatan sebagai prioritas utama, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini.
"Keselamatan menjadi prioritas utama kita, tetap tingkatkan kewaspadaan dan koordinasi mengingat prediksi curah hujan tinggi masih berpotensi akan terjadi bahkan hingga masa angkutan Lebaran nanti. Oleh karena itu, konsentrasi, disiplin dalam menjalankan tupoksi, dan menjaga kualitas kerja menjadi fokus jajaran KAI agar masa angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan kereta api," kata Awan.
Baca juga: KAI Daop 6 sigap kembalikan gawai penumpang tertinggal di kereta
Sedangkan, Rafli mengatakan kesiapan pelayanan KAI meliputi semua lini, mulai sarana dan prasarana, fasilitas pendukung, serta sumber daya manusia (SDM).
"KAI Daop 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan, termasuk rampcheck bersama DJKA, cek lintas, dan sinergi dengan pemangku kepentingan terkait," katanya.
Ia mengatakan, sinergi yang baik antarlini menjadi salah satu kunci keberhasilan pelayanan KAI. Para insan KAI juga harus bekerja dengan mindset, yang positif dan semangat yang semakin melayani.
"Saat ini, kinerja dan pelayanan KAI sudah baik, namun kita justru harus terus berinovasi dan memiliki semangat semakin melayani untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi seluruh pelanggan kereta api," kata Rafli.
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan dalam rangkaian kegiatan kereta inspeksi ini, seluruh rombongan telah melakukan pemeriksaan dan mengevaluasi kondisi prasarana dan sarana serta fasilitas pendukung secara langsung di wilayah kerja Daop 6 Yogyakarta.
Baca juga: Dukung mudik lancar dan nyaman, KAI Daop 6 Yogyakarta buka pembelian tiket KA Tambahan Lebaran
"Ini menegaskan kesiapan KAI Daop 6 Yogyakarta yang terus berkomitmen meningkatkan keselamatan dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat khususnya dalam masa libur Lebaran kali ini," katanya.
Ia mengatakan KAI Daop 6 Yogyakarta menyiagakan 46 petugas prasarana ekstra, 52 petugas pengamanan ekstra, dan 28 petugas customer service mobile.
"Untuk mendukung mobilisasi pemudik, KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan 12 KA Tambahan Lebaran, dengan pembelian tiket sudah dibuka sejak 11 Februari 2026 pukul 00.01 WIB," katanya.
Feni mengatakan KAI Daop 6 memproyeksikan memberangkatkan 578.700 penumpang, meningkat 8 persen dari Lebaran 2025.
Per 11 Februari 2026, 131.622 tiket telah terjual atau 23 persen dari kapasitas tersedia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KAI Daop 6 pastikan kesiapan angkutan Lebaran 2026
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
