Logo Header Antaranews Jogja

Uni Eropa: Serangan ke infrastruktur energi Iran ilegal

Selasa, 7 April 2026 00:47 WIB
Image Print
Bagian-bagian penting dari Jembatan B1 terlihat hancur setelah serangan udara yang diduga dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan lokasi tersebut di dekat Teheran, di Karaj, Iran, pada 03 April 2026. ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anadolu/pri.

Moskwo (ANTARA) - Uni Eropa menegaskan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur energi Iran merupakan tindakan ilegal dan tidak dapat diterima, demikian Presiden Dewan Uni Eropa Antonio Costa melalui platform X.

“Setelah lima minggu perang di Timur Tengah, jelas bahwa hanya solusi diplomatik yang dapat menyelesaikan akar masalahnya. Setiap serangan terhadap infrastruktur sipil, khususnya fasilitas energi, adalah ilegal dan tidak dapat diterima… Populasi sipil Iran adalah korban utama dari rezim Iran,” ujar Costa.

Ia menambahkan, eskalasi konflik di Timur Tengah tidak akan membawa perdamaian.

Uni Eropa mendesak Iran segera menghentikan serangan terhadap negara-negara di kawasan serta mengizinkan kembali kebebasan penuh navigasi di Selat Hormuz.

“Eskalasi tidak akan menghasilkan gencatan senjata maupun perdamaian. Hanya negosiasi yang dapat mencapainya, terutama melalui upaya yang saat ini dipimpin mitra regional,” kata Costa.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Bambang Purwanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026