
Zorrrya merilis EP "Ellipsis"

Jakarta (ANTARA) - Grup musik alternative rock asal Jakarta, Zorrrya, resmi merilis EP terbaru bertajuk "Ellipsis" sebagai karya anyar mereka kembali ke industri musik Indonesia dan menjadi penanda sebuah fase baru.
Album mini ini terwujud berkat kerja sama dengan label rekaman demajors yang dihadirkan lewat format digital berisikan empat lagu.
Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin, Zorrrya menjelaskan album ini diproduksi hampir satu tahun lamanya pada 2025 dan menjadi momen penting bagi band beranggotakan lima orang itu untuk menata ulang identitas musikal mereka.
Terdiri atas lima personel dengan Ramadhina Dewi pada vokal, Nyoman Agastyasana pada bagian gitar, M. Agung Biondi mengisi gitar, M. Aziz Tara pada bass, dan Haykal Imarhel pada drum. Mereka berupaya tidak meninggalkan kedalamannya di "Ellipsis".
"Band ini memilih arah yang lebih dekat, lebih relatable, dan berakar pada pengalaman nyata masing-masing personelnya," demikian pernyataan Zorrrya.
Adapun empat nomor yang dihadirkan di "Ellipsis" meliputi "Artifice", "Amygdala", "Reverie", dan "Rengkuh".
Secara keseluruhan, "Ellipsis" dijelaskan sebagai karya yang lahir dari gagasan tentang jeda. Menggambarkan sebuah ruang hening yang menyimpan banyak hal tak terucap.
Perjalanan emosional dalam EP ini bergerak dari konfrontasi terhadap kepalsuan di single pertamanya “Artifice”, menuju kesadaran emosional di “Amygdala”, lalu refleksi yang melayang pada “Reverie”, hingga akhirnya tiba pada penerimaan dan kepulangan diri dalam “Rengkuh”.
Bagi Zorrrya, EP ini bukan sekadar rilisan baru, melainkan bentuk penghidupan kembali energi bermusik yang selama ini menjadi ruang pulang di tengah perjalanan profesional mereka masing-masing.
Melalui "Ellipsis", grup yang aktif mulai 2019 itu berharap pengalaman personal yang dituangkan dalam empat lagu ini dapat menjadi ruang resonansi bersama para pendengar.
"Ellipsis" sudah bisa didengarkan dan tersedia di seluruh platform streaming digital, di antaranya Spotify, YouTube Music, TikTok Music, Apple Music, dan Langit Musik.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor:
Bambang Purwanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
