
Bupati Sleman minta santri ikut berperan jadi agen perubahan

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya mengharapkan santri dapat ikut andil dan menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemajuan peradaban dunia dan mampu mengambil peran sebagai agen perubahan (agent of change ) di masyarakat.
"Saya berharap para santri di Kabupaten Sleman terus meningkatkan kualitas diri, memperdalam ilmu agama sekaligus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Harda pada upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 Kabupaten Sleman di Lpangan Pemda Sleman, Rabu.Peringatan Hari Santri Nasional yang mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia" ini dihadiri sebanyak 990 santri dari 33 pondok pesantren se-Kabupaten Sleman.
Hadir pula Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, jajaran Forkompimda dan perangkat daerah Kabupaten Sleman.
Harda menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri ini merupakan momentum penting untuk mengenang dan meneladani perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Semangat juang yang dimiliki para santri pada masa itu masih sangat relevan untuk kita teladani pada masa kini. Dulu para santri berjuang melawan penjajah tetapi saat ini santri harus mampu menaklukkan tantangan zaman," katanya.
Upacara Hari Santri diakhiri dengan kirab atau karnaval oleh santri dari berbagai pondok pesantren yang ada di Sleman.
Pada kirab tersebut santri menampilkan berbagai kesenian dan kreativitas masing-masing.
Kirab dimulai dari lapangan Pemda Sleman, lalu ke jalan KRT Pringgodiningrat, kemudian kembali finish di lapangan Pemda Sleman.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
