(Antara)-Lima Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Berhasil Mengembangkan Sebuah Apron Antiradiasi Nuklir Berbahan Kulit Sintetis, Yang Lebih Ringan Daripada Apron Yang Saat Ini Ada. Apron Ini Bahkan Dapat Menekan Berat 30 Persen, Dari Apron Yang Ada Dengan Berat Mencapai Lima Kilogram.