Logo Header Antaranews Jogja

Trump klaim China dukung pembukaan Selat Hormuz

Kamis, 16 April 2026 09:52 WIB
Image Print
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/aa.

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (15/4) mengeklaim bahwa China menyambut baik misi AS untuk membuka kembali Selat Hormuz.

“China sangat senang bahwa saya membuka secara permanen Selat Hormuz. Saya melakukannya untuk mereka juga, dan untuk dunia. Situasi seperti ini tidak akan terjadi lagi. Mereka telah sepakat untuk tidak mengirim senjata ke Iran,” kata Trump melalui platform Truth Social.

Trump menambahkan bahwa AS dan China bekerja sama dengan baik dan cerdas, serta menilai kerja sama lebih baik dibandingkan konflik.

Pada Sabtu (11/4), Iran dan AS memulai pembicaraan di Islamabad setelah Trump mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dengan Teheran.

Pada Ahad (12/4), Wakil Presiden J.D. Vance menyatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan tersebut dan delegasi AS akan kembali tanpa membawa hasil kesepakatan.

Pada Senin (13/4) Angkatan Laut AS mulai memberlakukan blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz, yang mencakup sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum, dan LNG dunia.

Washington menegaskan bahwa kapal non-Iran tetap dapat melintasi Selat Hormuz selama tidak membayar biaya kepada Teheran.

Pihak berwenang Iran belum mengumumkan penerapan pungutan tersebut, namun telah membahas rencana ke arah itu.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026