Logo Header Antaranews Jogja

Menteri PU sebut serahkan penentuan Dirjen CK dan SDA ke Presiden

Sabtu, 11 April 2026 15:05 WIB
Image Print
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (10/4/2026). ANTARA/Harianto

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan dirinya menyerahkan sepenuhnya penentuan Direktur Jenderal Cipta Karya (Dirjen CK) dan Sumber Daya Air (SDA) kepada Presiden Prabowo Subianto setelah mengusulkan sejumlah nama calon untuk posisi strategis tersebut

Dody mengatakan dirinya hanya memiliki kewenangan mengusulkan nama, sementara keputusan akhir sepenuhnya menjadi hak prerogatif Prabowo Subianto dalam menentukan pejabat yang akan dipilih.

"Gini loh, saya hanya berkewajiban mengusulkan ya kan? Itu (penentuan) hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Jadi enggak bisa nanya ke saya mana beliau mau ngambil. Ya itu bener-bener saya pasrahkan ke beliau," kata Dody dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu.

Dia menyampaikan dirinya menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Presiden dan meyakini bahwa siapa pun yang dipilih nantinya merupakan sosok profesional yang mampu menjalankan tugas dengan baik.

"Dan saya haqul yakin siapa pun yang beliau pilih, itu pasti seorang yang profesional," ujarnya.

Baca juga: Menteri Dody pastikan transparansi dan akuntabilitas APBN di PU

Baca juga: Menteri Dody tegaskan tidak tahu perkara pengeledahan Kementerian PU


Meski begitu, dia tidak menyebutkan kandidat yang diusulkan apakah berasal dari internal maupun eksternal kementerian, namun nama-nama yang diusulkan memiliki kompetensi dan kapasitas dalam membantu pengelolaan Kementerian Pekerjaan Umum secara optimal.

Ia juga mengungkapkan telah mengajukan banyak nama sebagai bahan pertimbangan Presiden agar tersedia berbagai opsi dalam menentukan figur yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi ke depan. Hanya saja, Dody tidak merinci berapa nama yang diusulkan tersebut.

"Either dari dalam sini, atau dari luar sana, dari mana pun saya haqul yakin itu adalah orang yang profesional yang kira-kira bisa mengelola, membantu saya mengelola Kementerian PU menjadi lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang," tuturnya.

Meski demikian, Dody mengakui tidak semua nama yang diusulkan akan dipilih karena Presiden dapat memiliki pertimbangan dan pandangan lain dalam menentukan keputusan akhir tersebut.

Baca juga: 16 item disita Kejati Jakarta saat menggeledah Kementerian PU

Baca juga: KPK menyerahkan aset rampasan negara senilai Rp3,88 miliar ke Kementerian PU

Hanya saja Dody menegaskan kementeriannya akan bersikap tegak lurus terhadap keputusan Presiden dan siap menjalankan arahan serta memaksimalkan kinerja bersama pejabat yang nantinya ditetapkan.

"Jadi ya terserah beliau saja. Kita ini tegak lurus, jadi siap gerak, kalau ada datang ya sudah kita maksimalkan yang beliau berikan kepada kita. Gitu saja," kata Dody.

Sebelumnya, Dody mengatakan ada dua dirjen di Kementerian PU mundur lantaran ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal indikasi kerugian negara di kementerian itu sekitar Rp1 triliun.

Kedua pejabat itu yakni Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Dewi Chomistriana dan Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Dwi Purwantoro.










Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri Dody sebut serahkan penentuan Dirjen CK dan SDA ke Presiden



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026