Logo Header Antaranews Jogja

Kemenkomdigi gaet startup AI atasi judol dan jaga informasi berkualitas

Jumat, 10 April 2026 19:21 WIB
Image Print
Menkomdigi Meutya Hafid saat menerima audiensi startup Gambit Hunter dan Ambisius Lab di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggandeng dua perusahaan rintisan atau startup berbasis kecerdasan artifisial (AI) dalam negeri untuk memperkuat penanganan judi online sekaligus meningkatkan kualitas informasi di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan kolaborasi ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menjawab persoalan publik yang mendesak di ruang digital.

“Inovasi yang dikembangkan oleh Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret bahwa talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan bangsa,” kata Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jumat.

Menurut Meutya, Pemerintah saat ini mendorong pengembangan kecerdasan artifisial sebagai salah satu pilar utama transformasi digital nasional, dengan visi membangun AI yang etis, bertanggung jawab dan mampu meningkatkan daya saing Indonesia.

Meutya mencontohkan inovasi dari perusahaan rintisan ini yang menghadirkan pendekatan baru dalam pemberantasan judi online melalui pemanfaatan AI.

Teknologi ini dinilai mampu mengidentifikasi serta menelusuri infrastruktur pembayaran yang menjadi bagian penting dalam operasional praktik ilegal tersebut.

“Pendekatan seperti ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, yaitu memperkuat penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur, bukan hanya pada konten yang terlihat di permukaan,” ujarnya.

Inovasi lainnya datang dari perusahan rintisan kedua yang dinilai menjawab tantangan dalam menjaga kualitas informasi di ruang digital.

“Inisiatif pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat,” kata Meutya.

Menkomdigi menegaskan bahwa kedua inovasi tersebut merepresentasikan dua aspek penting dalam tata kelola ruang digital, yaitu penguatan keamanan serta peningkatan kualitas informasi dan literasi digital masyarakat.

“Pemerintah dalam hal ini terus mendorong pengembangan AI melalui penguatan inovasi, kolaborasi multi-pemangku kepentingan, serta pengembangan berbagai use case yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tandasnya.

Pertemuan itu diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret antara pemerintah dan startup nasional, sehingga inovasi anak bangsa dapat memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemkomdigi gaet startup AI atasi judol dan jaga informasi berkualitas



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026