Logo Header Antaranews Jogja

Bantul mencatat 124 SMP dan MTs ikuti TKA tahun 2026

Selasa, 7 April 2026 14:27 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bantul Nugroho Eko Setyanto. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat sebanyak 124 sekolah baik sekolah menengah pertama (SMP) maupun madrasah tsanawiyah (Mts) menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026.

"Terdapat 124 SMP dan MTs yang mengikuti TKA jenjang SMP, dengan jumlah murid keseluruhan sebanyak 13.147 orang," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bantul Nugroho Eko Setyanto di Bantul, Selasa.

Menurut dia, sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) TKA jenjang SMP tahun 2026 dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada 6-7 April, sementara gelombang kedua pada 8-9 April 2026.

"Dari kementerian itu menyediakan gelombang gelombang, tinggal nanti dari masing masing sekolah itu memilih gelombang di mana sekolah siap, sehingga nanti akan menyesuaikan," katanya.

Menurut dia, pelaksanaan TKA berdasarkan gelombang tersebut untuk mendukung kesiapan sekolah, karena setiap sekolah boleh memilih, mau gelombang satu maupun gelombang dua.

"Kalau itu (soal TKA dibedakan) saya tidak tahu, tapi saya kira sudah diatur dari pusat sudah ada ketentuan sendiri, sudah punya teknik bagaimana memberikan soal beberapa gelombang," katanya.

Sementara dari semua siswa SMP dan MTs yang terdaftar untuk bisa mengikuti TKA 2026, sebanyak 13.101 siswa ikut, sementara sebanyak 46 siswa tidak ikut karena alasan tertentu.

"Ada yang susulan, ada yang memang tidak ikut. Jadi TKA itu sebetulnya tidak wajib bagi murid, tetapi untuk yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan prestasi itu mereka diharapkan bisa ikut," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026