Logo Header Antaranews Jogja

Prabowo prioritaskan hilirisasi dalam kerja sama investasi dengan AS

Senin, 23 Maret 2026 06:35 WIB
Image Print
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya kepada para pakar yang diundang berdiskusi di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (19/3/2026) dalam tayangan "Prabowo Menjawab". (ANTARA/HO-Badan Komunikasi Pemerintah RI)

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tetap mengedepankan program hilirisasi industri sebagai syarat utama dalam setiap kerja sama investasi dengan Amerika Serikat (AS).

"Bahan mentah, kita minta di-processing. Kalau dia mau, mining dan proses di sini, tetap dong," ujar Presiden Prabowo sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI di Jakarta, Minggu.

Presiden menekankan keterbukaan terhadap modal asing harus tetap berada dalam koridor kepentingan nasional.

Meskipun terdapat pembahasan mengenai perjanjian tarif dengan pihak AS, seluruh investasi wajib mengikuti aturan pengelolaan sumber daya alam yang berlaku di Indonesia.

Dalam hal pengelolaan mineral kritis, Presiden menyoroti pentingnya penerapan harga pasar internasional.

Ia menyatakan Indonesia tidak menutup akses bagi pihak asing untuk masuk ke sektor pertambangan, selama mereka mematuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah.

"Soal critical mineral, saya sudah katakan, kita terbuka. But everything at market price. At economic price," kata Presiden.

Baca juga: Danantara mempercepat reaktivasi tambang Ombilin, serap seribu pekerja

Baca juga: Kemenhut lanjutkan proses hukum 12 pelaku tambang emas ilegal di TN Tanjung Puting

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan keterlibatan pihak asing dalam sektor ekstraktif di Indonesia merupakan praktik yang sudah berlangsung lama.

Ia memberikan contoh pada operasional PT Freeport Indonesia yang telah berjalan selama puluhan tahun di tanah air.

Menurut Presiden, perusahaan tersebut kini telah menjadi salah satu penyumbang pendapatan negara yang signifikan setelah mengikuti regulasi yang ada. Pemerintah memberikan izin operasional dengan catatan tetap memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional.

"Jadi kalau dia mau ikut (aturan), kita izinkan mereka mining di Freeport. Sudah berapa puluh tahun. Freeport sekarang menghasilkan salah satu revenue kita yang paling besar. Kita izinkan," lanjutnya.

Namun demikian, pemerintah secara tegas melarang ekspor bahan mentah tanpa melalui proses pengolahan di dalam negeri. Prinsip hilirisasi itu diterapkan agar komoditas strategis seperti mineral kritis dapat memberikan nilai ekonomi maksimal bagi rakyat.

Presiden menjelaskan mineral kritis merupakan sebuah komoditas yang nilai ekonominya harus dirasakan oleh bangsa.

Menurutnya, selama pihak investor membayar sesuai harga pasar internasional, pemerintah akan memberikan akses baik kepada pelaku usaha asing maupun domestik untuk mengelolanya guna memastikan Indonesia mendapatkan nilai tambah ekonomi yang adil.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo prioritaskan hilirisasi dalam kerja sama investasi dengan AS



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026