Logo Header Antaranews Jogja

Yunani akan hadiri rapat perdana Dewan Perdamaian sebagai pengamat

Senin, 16 Februari 2026 21:41 WIB
Image Print
Pemerintah Yunani melaksanakan 45 langkah reformasi konsisten yang bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat, mengembangkan potensi produktif negara, mengurangi ketidaksetaraan sosial, dan menyelesaikan masalah penting seperti perumahan dan demografi, kata Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis dalam pidato program ekonomi pemerintah di Pameran Internasional ke-88 di Thessaloniki, pada Minggu (8/9/2024) menandai tahun politik baru negara tersebut. /ANTARA/Anadolu/PY

Moskow (ANTARA) - Yunani akan hadir sebagai negara pengamat dalam pertemuan pertama Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden AS Donald Trump yang akan berlangsung di Washington pada 19 Februari, RIA Novosti melaporkan pada Senin (16/2).

Sebelumnya, juru bicara pemerintah Yunani Pavlos Marinakis mengatakan Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis tidak akan menghadiri pertemuan tersebut karena sedang melakukan lawatan ke India.

Kantor berita Rusia itu, yang mengutip laporan surat kabar di Athena, menyebutkan bahwa Yunani akan diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri Harry Theoharis.

Pada akhir Januari, Mitsotakis mengusulkan agar fokus dewan tersebut dibatasi hanya pada proses penyelesaian krisis di Jalur Gaza dan untuk jangka waktu tertentu.

Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian pada 16 Januari dan mengundang pemimpin sekitar 50 negara untuk bergabung, termasuk Indonesia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Yunani akan hadiri rapat perdana Dewan Perdamaian sebagai pengamat

Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026