
Aksi Yogyakarta tegaskan isu Palestina sebagai misi kemanusiaan

Yogyakarta (ANTARA) - Ratusan warga Yogyakarta menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina bukan sekadar isu keagamaan, melainkan panggilan kemanusiaan universal dalam aksi solidaritas di kawasan Titik Nol Kilometer, Sabtu.
Aksi yang diinisiasi Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) DIY ini, massa yang mengenakan atribut hitam-putih dan syal Palestina memenuhi jantung kota dengan orasi kemanusiaan, penampilan nasyid, hingga kirab budaya menuju Alun-Alun Utara.
Ketua Dewan Presidium FUI DIY Syukri Fadholi mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat terhadap rakyat Palestina.
“Kita hari ini berkumpul di sini untuk kembali menyuarakan pembelaan kita dan bentuk perjuangan kita, bantuan kita terhadap rakyat Palestina, sampai saat ini kita tahu penjajah Israel masih bersatu di tanah Palestina masih berkumpul di sana,” ujar Syukri dalam orasinya.
Ia menambahkan solidaritas tersebut melintasi sekat keyakinan, yakni membela Palestina adalah implementasi dari nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia.
Senada dengan itu, tokoh pemuda Ustadz Muhammad Atiatul Muqtadir menepis anggapan negatif terhadap gerakan massa yang menciptakan, tetapi hadir untuk menyuarakan solidaritas.
"Kami yang berkumpul di Titik Nol dengan pakaian hitam putih, syal Palestina, poster dan bendera yang dikibarkan bukanlah pelaku kriminal, bukan antek asing, bukan pembenci pemerintah. Kami hadir karena kemanusiaan. Free, free Palestine," katanya.
Cak Ihsanul Faruqi menambahkan aksi tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab moral dan spiritual.
"Kita di sini bukan sekadar berkumpul lalu pulang, kita disini sebagai bentuk untuk melepaskan tanggung jawab kita kelak di hadapan Allah. Kita terus bersuara, terus berdoa, dan terus berdonasi, apapun yang bisa kita lakukan untuk warga Gaza," ujarnya.
Ni’mah (21), salah satu peserta, mengaku terkesan dengan kerukunan relawan yang membagikan atribut serta konsumsi secara gratis sepanjang acara.
"Jogja selalu semangat. Walaupun aksi serupa sering digelar, warga tetap antusias hadir untuk memberikan dukungan moral bagi Palestina," kata Ni'mah.
Sari (30), menilai aksi tersebut mampu membangkitkan semangat solidaritas masyarakat.
“Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik. Harapannya aksi seperti ini terus ada. Dalam situasi apa pun, kita harus tetap menyuarakan perdamaian,” ujarnya.
Pewarta : Sayyida Nafisa
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
