Logo Header Antaranews Jogja

Kemkomdigi siapkan peserta program magang

Sabtu, 14 Februari 2026 13:19 WIB
Image Print
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berfoto bersama peserta Program Magang Nasional dalam acara Town Hall Meeting di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta Pusat, Jumat (13/02/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan 302 peserta Program Magang Nasional menjadi talenta digital yang menguasai teknologi kecerdasan buatan dan aktif membantu menjaga keamanan ruang siber.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sumber daya manusia digital untuk memenuhi kebutuhan industri dan mendukung transformasi teknologi nasional.

Menurut keterangan pers kementerian di Jakarta pada Sabtu, peserta program magang ditempatkan di unit seperti Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital, Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, BPSDM, BAKTI, dan LPP RRI.

Meutya menyampaikan bahwa para peserta program magang dilibatkan langsung dalam pelaksanaan agenda strategis kementerian, termasuk kajian awal rancangan peraturan dan penguatan kebijakan digital.

"Ini bukan program seremonial. Anak-anak magang ini harus diberdayakan sesuai kemampuannya masing-masing. Mereka bahkan sudah dilibatkan dalam kerja nyata dan hal-hal strategis seperti mengkaji awal soal Permen, yang menunjukkan kepercayaan kami pada mereka," katanya.

Dia mendorong para peserta program magang untuk menguasai kecerdasan buatan serta memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah ekonomi.

"Jangan berhenti pada penggunaan AI yang bersifat permukaan saja. Gunakan teknologi AI untuk menambah nilai ekonomi, memperluas pengetahuan, mempercepat pekerjaan dan meningkatkan produktivitas agar tidak kalah dari anak muda negara lain," katanya.

Selain menguasai teknologi, ia mengatakan, talenta-talenta muda harus bisa menjadi bagian dari solusi dengan ikut menjaga ruang digital dari ancaman hoaks, penipuan daring, dan serangan siber.

Baca juga: Pemerintah siapkan kuota 100 ribu peserta pada Magang Nasional 2026

Meutya juga mengemukakan pentingnya ketangguhan mental bagi anak-anak muda di era digital.

Ia menyampaikan pandangan Jonathan Haidt dalam buku "The Anxious Generation", yang menyoroti tekanan generasi muda di era digital.

"Anak-anak muda harus pernah ditegur, pernah gagal, pernah jatuh. Itu bagian dari proses tumbuh. Tidak apa-apa jatuh bangunnya di fase magang di Komdigi ini, itu akan membuat kalian lebih kuat," katanya.

Meutya mengatakan bahwa program magang bisa menjadi ruang untuk membangun kapasitas, karakter, dan keberanian.

Harapannya 302 orang yang mengikuti program magang di Kemkomdigi selanjutnya bisa tumbuh menjadi talenta digital yang menguasai AI, kuat secara mental, dan aktif ikut menjaga ruang digital Indonesia.

 






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemkomdigi siapkan peserta program magang jadi talenta digital

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026