Logo Header Antaranews Jogja

Indonesia dorong penguatan kerja sama ASEAN hadapi lonjakan dengue

Senin, 9 Februari 2026 16:27 WIB
Image Print
Ketua Koalisi Bersama Lawan Dengue (KOBAR) dr. H. Suir Syam, Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI dr. Prima Yosephine, M,K.M, dan General Manager Takeda Indonesia Andreas Gutknecht dalam acara Regional Forum: Advancing Collaboration on Dengue Prevention and Control di Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026). ANTARA/Niswah Qintara Rahmani

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya penguatan kerja sama regional ASEAN dalam menghadapi lonjakan kasus dengue yang masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi lintas negara dinilai krusial karena penanggulangan dengue tidak dapat dilakukan secara terpisah oleh masing-masing negara.

Hal itu disampaikan Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI dr. Prima Yosephine, M.KM., usai pembukaan Forum Regional Asia Tenggara untuk Pencegahan dan Pengendalian Dengue di Jakarta, Senin.

“Infeksi dengue di kawasan ASEAN masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Karena itu, kolaborasi antarnegara ASEAN menjadi penting untuk memperkuat upaya penanggulangan dengue,” kata Prima.

Menurut dia, forum regional tersebut menjadi wadah bagi negara-negara ASEAN untuk saling berbagi pengalaman, strategi, serta praktik terbaik dalam pengendalian dengue. Indonesia sebagai tuan rumah mendorong agar forum ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat dibawa ke tingkat pengambilan kebijakan regional.

Prima menilai, pengendalian dengue membutuhkan respons kolektif karena karakteristik penyakit menular yang tidak mengenal batas administrasi negara. Kesamaan iklim, mobilitas penduduk, serta karakter sosial budaya di kawasan ASEAN memperkuat urgensi kerja sama lintas negara.

Selain itu, upaya penanggulangan dengue perlu dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Pendekatan yang mencakup pengendalian lingkungan, pengendalian vektor, serta perlindungan terhadap manusia harus berjalan secara terintegrasi agar hasilnya optimal.

Dalam konteks kerja sama regional tersebut, Indonesia mendorong negara-negara ASEAN memiliki tujuan bersama dalam menekan dampak dengue di kawasan.

“Sehingga target zero death akibat dengue pada 2030 dapat dicapai bersama,” ujar Prima.

Melalui forum ini, Indonesia berharap dapat memperkuat solidaritas regional serta menyusun langkah kolektif yang lebih terarah dalam menghadapi dengue sebagai ancaman kesehatan lintas negara di Asia Tenggara.

 

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hadapi lonjakan dengue, Indonesia dorong penguatan kerja sama ASEAN



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026