Logo Header Antaranews Jogja

Hasto Wardoyo kebut penataan M3K bantaran sungai di Yogya tahun ini

Rabu, 21 Januari 2026 20:46 WIB
Image Print
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat ditemui di Yogyakarta, Rabu (21/1/2026). ANTARA/Luqman Hakim

Yogyakarta (ANTARA) - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memastikan penataan bantaran sungai dengan skema "Mundur, Munggah, Madep Kali" (M3K) di Kota Yogyakarta dikebut pada tahun ini untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem memasuki puncak musim hujan.

"Kita itu punya daerah-daerah yang rawan. Makanya antisipasinya ini segera kita lakukan," ujar Hasto di Yogyakarta, Rabu.

Langkah tersebut diambil menyusul terjadinya sejumlah kerusakan infrastruktur akibat luapan air sungai, salah satunya ambrolnya talud bantaran Kali Buntung di wilayah Kricak, Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta, pada Sabtu (19/1).

Skema M3K merupakan konsep penataan bantaran sungai dengan memundurkan bangunan dari tepi sungai, meninggikan elevasi bangunan, serta mengarahkan bangunan menghadap ke sungai.

Hasto menyebut Pemkot Yogyakarta telah memetakan sejumlah kawasan rawan banjir dan luapan sungai, termasuk Kelurahan Kricak, Tegalrejo, yang sebelumnya sudah masuk perencanaan pembangunan, meski banjir terjadi lebih dulu sebelum pekerjaan dimulai.

"Seperti yang kemarin terjadi, sebetulnya sebelumnya sudah kita rencanakan untuk pembangunan, seperti di Kricak, Tegalrejo. Itu kan antisipasi kita," ujar dia.

Pemkot, kata Hasto, akan berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak dalam penanganan kerusakan, termasuk pembangunan tanggul.

Ia memastikan anggaran penanganan telah disiapkan agar perbaikan dapat diselesaikan secepatnya pada tahun ini.

Selain itu, Pemkot akan menangani rumah warga yang terdampak langsung banjir dengan pembangunan permanen, tidak lagi menggunakan bronjong.

"Ada sebagian dari perumahan yang terkikis oleh banjir kemarin, sehingga bawahnya itu 'gronggong' (terbuka) gitu, kan. Nah, ini juga akan secepatnya saya akan atasi, tidak lagi dengan bronjong," kata dia.

Terkait penataan bantaran sungai, Hasto mengatakan Pemkot akan mempercepat penerapan skema Mundur, Munggah, Madep Kali (M3K) di sepanjang Sungai Winongo, Sungai Code, dan Sungai Gajahwong.

Penataan tersebut dibagi dalam beberapa termin dan juga mencakup pembangunan jalan inspeksi di sepanjang bantaran sungai.

Untuk tahun ini, Pemkot Yogyakarta menetapkan tiga titik prioritas penataan. Satu ruas berada di Kali Code, termasuk kawasan sekitar Jembatan Gondolayu yang sebelumnya telah dilakukan pemunduran bangunan pada 14 rumah dan akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan.

"Ada tiga ruas. Yang di Kali Code ini ada satu ruas, kemudian termasuk yang di jembatan Gondolayu, jembatan Gondolayu kan tahun kemarin mundur dan nanti tinggal bangun jalannya yang naik misalnya begitu. Rumahnya sudah mundur ada 14 rumah. Kemudian, yang di Sungai Gajahwong juga ada sebagian, sama di Winongo satu titik," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026