Logo Header Antaranews Jogja

Menhub tegaskan pendampingan penuh pada pencarian pesawat ATR 42-500

Senin, 19 Januari 2026 06:32 WIB
Image Print
Arsip - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. ANTARA/Harianto

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, pihaknya memberikan pendampingan, dukungan informasi dan layanan yang dibutuhkan secara penuh terkait pencarian pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.

"Kami pastikan memberikan pendampingan, dukungan informasi dan layanan yang dibutuhkan," kata Menhub yang memantau pencarian pesawat ATR 42-500 dari Makassar, Sulsel, Minggu.

Dalam keterangan diterima di Jakarta, Minggu, Menhub menegaskan hingga Minggu, pencarian pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan secara intensif. Pencarian dilakukan terkoordinasi baik dengan seluruh pihak berwenang.

"Kami menyampaikan empati dan keprihatinan mendalam kepada keluarga awak dan penumpang pesawat ATR 42-500," ujar Menhub.

Menurut Menhub, sejak laporan hilang kontak diterima, pemerintah telah langsung mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia dengan melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai koordinator pencarian dan pertolongan, didukung oleh TNI, Polri, AirNav Indonesia, BMKG, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Baca juga: Evakuasi korban pesawat ATR 42-500 menggunakan teknik Rappeling

Saat ini, tim SAR gabungan telah menemukan serpihan yang diduga kuat berasal dari pesawat ATR 42-500 dalam rangkaian operasi pencarian di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.

Pemerintah melalui Basarnas, TNI, Polri, Kemenhub, AirNav Indonesia, BMKG dan pemerintah daerah, terus memperkuat upaya pencarian dan evakuasi di sekitar lokasi temuan.

"Penemuan serpihan ini merupakan bagian dari progres penting dalam proses pencarian, dan seluruh temuan saat ini sedang diverifikasi secara menyeluruh oleh otoritas berwenang," terang Menhub.

Lokasi penemuan serpihan pesawat itu berada di perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Lokasi tersebut berjarak sekitar 26,49 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, dan berdekatan dengan posko Basarnas terdekat.

Pada pukul 07.46 Wita, tim berhasil mengidentifikasi secara visual serpihan pesawat berupa jendela yang menjadi penanda awal lokasi kecelakaan.

Baca juga: Tim DVI Polda Jabar mengambil sampel DNA keluarga pramugari korban pesawat ATR

Selang tiga menit kemudian, tepatnya pada pukul 07.49 Wita, ditemukan serpihan berukuran besar yang diduga merupakan bagian badan pesawat beserta ekornya.

Menhub menegaskan saat ini keselamatan dan pencarian menjadi prioritas utama pemerintah. Seluruh unsur terkait saat ini terus bekerja tanpa henti untuk memperluas area pencarian dan memastikan setiap informasi ditindaklanjuti secara cepat dan akurat.

"Informasi teknis terkait temuan serpihan, lokasi detail, serta perkembangan lanjutan pencarian akan disampaikan secara berkala dan resmi oleh otoritas terkait, khususnya Basarnas dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara setelah melalui proses verifikasi," jelas Menhub.

Untuk itu, Menhub mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya.

Masyarakat dapat mengikuti perkembangan informasi melalui pemberitahuan atau berita resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang.

Baca juga: Satu korban pesawat ATR 42-500 dievakuasi dari jurang 200 meter

Saat ini, Crisis Center juga telah dibuka di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar sebagai pusat koordinasi informasi.

Pemerintah juga memastikan setiap langkah pencarian dan penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan standar internasional, serta akan mendukung penuh proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan secara terbuka, akurat dan bertanggung jawab, serta mendukung penuh proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun jumlah orang di dalam pesawat (Persons on Board/POB) tercatat sebanyak 10 orang, yang terdiri atas tujuh awak pesawat dan tiga penumpang.

Baca juga: Koordinat serpihan pesawat ATR yang jatuh telah diketahui

Baca juga: TNI AU kerahkan Korpasgat usai titik pesawat ATR 42-500 diketahui

 







Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menhub tegaskan pendampingan penuh pada pencarian pesawat ATR 42-500

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026