Logo Header Antaranews Sumsel

Kebaya bukan sekadar pakaian tapi identitas perempuan Indonesia

Kamis, 24 Juli 2025 20:26 WIB
Image Print
Fungsional Diplomat Muda, Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Jurman Saputra Nazar dalam sambutannya di gelaran "Kebaya: Merajut Kebhinekaan" menyemarakan Hari Kebaya Nasional 2025 yang digelar di Museum Mandiri, Jakarta, Kamis (24/7/2025). ANTARA/Sri Dewi Larasati

Jakarta (ANTARA) - Fungsional Diplomat Muda, Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Jurman Saputra Nazar mengatakan bahwa kebaya bukan sekadar pakaian tapi identitas perempuan Indonesia.

Menurut Jurman perempuan dan kebaya merupakan dua hal yang tidak terpisahkan dari identitas, sejarah, dan jiwa bangsa Indonesia.

"Kebaya bukan sekedar pakaian, dia adalah identitas. Simbol keanggunan, kelembutan, dan kekuatan perempuan Indonesia," kata Jurman Saputra dalam sambutannya di gelaran "Kebaya: Merajut Kebhinekaan" menyemarakan Hari Kebaya Nasional 2025 di Museum Mandiri, Jakarta, Kamis.

Jurman menyampaikan dari masa ke masa kebaya telah menjadi saksi bisu perjuangan para perempuan Indonesia. Sejarah mencatat, dalam Kongres Perempuan Indonesia pertama dilaksanakan hampir semua perempuan yang hadir mengenakan kebaya.



Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026