Logo Header Antaranews Sumsel

Diet OMAD dinilai berisiko bagi metabolisme tubuh

Sabtu, 17 Mei 2025 20:13 WIB
Image Print
Dokter Farid Kurniawan, Sp.PD, PhD menyampaikan penjelasan mengenai diet untuk menurunkan berat badan pada acara konferensi pers peluncuran Met-U Prodia di Jakarta, Sabtu (17/05/2025). (ANTARA/Meuthia Hamidah)

Jakarta (ANTARA) - Pakar kesehatan dr. Farid Kurniawan, Sp.PD, PhD menilai upaya menurunkan berat badan dengan menerapkan diet One Meal A Day (OMAD) atau sekali makan dalam sehari berisiko bagi metabolisme tubuh.

"Kalau One Meal A Day, saya pribadi tidak setuju, terlalu ekstrem. Itu terlalu berbahaya untuk metabolisme tubuh," katanya pada acara konferensi pers peluncuran Met-U Prodia di Jakarta pada Sabtu.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Divisi Endokrin, Metabolik, dan Diabetes Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu merekomendasikan diet gizi seimbang sebagai alternatif.

"Daripada melakukan diet ekstrem yang jelas berbahaya, saya sarankan cukup jalani diet gizi seimbang," katanya.



Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026