
BNNK Sleman melakukan sosialisasi kawasan wisata antinarkoba

Sleman (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman gencar melakukan sosialisasi program inovasi "Sosialisasi dan Edukasi Kawasan Wisata Anti-Narkoba (Sekawan) guna mengedukasi pengunjung destinasi wisata akan bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Kegiatan ini kami laksanakan pada Sabtu (25/10) di destinasi Wisata Ledok Sambi, Pakem sebagai upaya memasyarakatkan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada wisatawan," kata Ketua BNNK Sleman Kombes Pol. Teguh Tri Prasetya di Sleman, Selasa.
Menurut dia, kegiatan ini juga dalam rangka pembangunan zona integritas melalui Program Inovasi dan Optimalisasi P4GN," BNNK Sleman melaksanakan Program Inovasi "Sekawan".
"Program inovasi 'Sekawan' terdiri dari photobooth anti-narkoba, vdeo edukasi, outbond dan Pojok BNN (BNN Center)," katanya.
Ia mengatakan, inovasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba serta mengenalkan berbagai layanan publik yang disediakan BNNK Sleman berkolaborasi dengan pengelola wisata.
"Kegiatan Sekawan dalam bentuk Pojok BNN (BNN Center) meliputi pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tensi darah bagi pengunjung, layanan edukasi P4GN yang memberikan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan," katanya.
Selain itu kegiatan ini juga sebagai sarana pengenalan BNNK Sleman beserta layanan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk konsultasi dan rehabilitasi.
"Kami juga mengadakan pameran replika narkoba dan rompi anti peluru yang digunakan oleh petugas BNN serta simulasi permainan edukatif P4GN, yang dirancang untuk menanamkan nilai anti-narkoba dengan cara menyenangkan dan interaktif, serta photobooth anti-narkoba, yang menjadi daya tarik bagi pengunjung sekaligus sarana kampanye visual anti-narkoba," katanya.
Teguh mengatakan, BNNK Sleman sengaja hadir secara langsung melayani masyarakat yang berada di kawasan wisata.
"Wisata Ledok Sambi merupakan 'pilot project' inovasi Sekawan dan telah memiliki kesepakatan kerja sama dengan BNNK Sleman sejak Agustus 2025," katanya.
Ia mengatakan, sebagai tolak ukur pelaksanaan program inovasi Sekawan, pengunjung diminta mengisi kuesioner evaluasi program inovasi Sekawan, yang disediakan oleh petugas BNNK Sleman. Kuesioner ini bertujuan mengukur tingkat pemahaman, kepuasan layanan dan dampak kegiatan terhadap kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba.
"Kegiatan Inovasi Sekawan ini merupakan bagian dari pengembangan Zona Integritas BNNK Sleman, mendapat respons positif dari masyarakat dan pengunjung kawasan wisata. Melalui program ini diharapkan terbangun kesadaran kolektif untuk bersama-sama menciptakan lingkungan wisata yang bersih dan bebas dari narkoba," katanya.
Kemudian hasil masukan dari pengunjung melalui pengisian kuesioner, kata dia, akan dijadikan bahan evaluasi dan pengembangan kegiatan Sekawan di masa mendatang dalam mewujudkan Kabupaten Sleman Sembada Bersinar Bersih Narkoba.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Bambang Purwanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
