
Pemkot Yogyakarta menargetkan renovasi 100 RTLH hingga akhir 2025

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menargetkan 100 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) rampung direnovasi hingga akhir 2025 sebagai bagian pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah ini.
"Program bedah rumah ini adalah wujud nyata dari upaya kita bersama untuk mewujudkan rumah sehat bagi seluruh warga Yogyakarta," ujar Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dalam keterangannya di Yogyakarta, Selasa.
Hasto menjelaskan pencapaian target 100 RTLH akan diwujudkan melalui kerja sama antara pemerintah, Baznas, sektor swasta, dan partisipasi aktif masyarakat.
Hingga September ini, kata dia, setidaknya 39 RTLH sudah berhasil diperbaiki sehingga menunjukkan progres yang signifikan menuju target akhir tahun.
Kegiatan bedah rumah pada Minggu (14/9/2025) di Kemantren Gondomanan menandai akselerasi program tersebut, menyasar hunian milik Bambang Setiyono di Kelurahan Ngupasan dan Anastasya Puji Astuti di Kelurahan Prawirodirjan.
Dalam kegiatan simbolis tersebut, Hasto memimpin pembongkaran genteng rumah Anastasya sebagai tanda dimulainya proses renovasi.
Perbaikan dilakukan secara bergotong-royong melibatkan unsur pemerintah, korporasi, warga, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK).
Program itu diharapkan Hasto mampu mempercepat proses perbaikan rumah yang berada dalam kondisi paling buruk, sekaligus mewujudkan hunian layak dan sehat bagi warga yang membutuhkan.
Rumah semi permanen berdinding kayu milik Anastasya bersama keluarganya menjadi salah satu penerima manfaat. Anastasya mengaku lega karena selama ini kerap dilanda kecemasan saat musim hujan.
"Sangat bersyukur dan senang sekali, kebetulan kalau hujan rumah itu selalu bocor, jadi sangat bermanfaat bagi keluarga kami," ucap Anastasya.
Pewarta : Luqman Hakim
Editor:
Bambang Purwanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
