Logo Header Antaranews Jogja

Disbudpar Sleman gelar gerakan sadar wisata

Jumat, 15 April 2016 22:22 WIB
Image Print
Pengunjung berada di kawasan wisata Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Jumat (15/1). Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, teror bom di kawasan Thamrin, Jakarta pada pada Kamis (14/1) diyakini tidak mengganggu aktivitas ekonomi Indonesia seperti kegia

Sleman, 15/4 (Antara) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar kegiatan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Agro Wisata Salak Pondoh Bangunkerto, Kecamatan Turi, Jumat.

Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona tersebut didukung Asdep Tata Kelola Destinasi Pariwiasata dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Pariwisata.

Hadir pada acara tersebut anggota DPR RI Esti Wijayanti, Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwiata, Badan Lingkungan Hidup, Polisi Pariwiisata dan Para Pengelola Desa Wisata se Kabupaten Sleman sebanyak 300 orang.

Kegiatan diawali dengan pemberian bantuan secara simbolis berupa tong sampah dan alat kebersihan oleh Esti Wijayanti Anggota DPR RI berasal dari Kabupaten Sleman. dan Pemberian CD Sapta Pesona dari Perwakilan Kementrian Pariwisata RI Kepada Kepala Dinas Kebuayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, dilanjutkan membersihkan sampah dan lingkungan embung/kolam agro Wisata Salak Pondoh Desa Bangunkerto, Turi sebagai wujud menciptakan lingkungan wisata yang bersih dan sejuk.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional berjumlah 88 titik, sedangkan untuk DIY hanya dilaksanakan di Sleman dan Gunung Kidul," kata Kepala Dinas Kebudayaa dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi.

Menurut dia, tujuan gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona adalah untuk menjadikan masyarakat sadar wisata, menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan dengan mendorong peran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan iklim yang kondusif dan mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan.

"Selain itu juga dapat mengaktualisasikan nilai- nilai yang terkandung dalam Sapta Pesona menjadi perilaku sehari-hari," katanya.

(U.V001)



Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026