
Ketua Nasdem Palembang menuai mosi tak percaya
Sabtu, 16 Februari 2013 17:07 WIB

Sekretaris Partai Nasdem kota setempat Dhabi K Gumayra, di Palembang, Sabtu kepada wartawan menyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua Partai Nasdem setempat yang berinisial "AA".
Selama lebih 10 bulan proses persiapan partai menuju verifikasi tidak terlibat sama sekali, dan kini ingin menguasai parpol yang telah lolos verifikasi itu, katanya.
Menurut dia, sampai kini kondisi Partai Nasdem Palembang masih solid dan segala kebijakan terkait dengan rekrutmen calon anggota legislatif juga diambil alih.
Organisasi partai pun berjalan sesuai peran masing-masing pengurus.
Ia mengatakan, gerakan mosi tidak percaya terhadap "AA" mereka lakukan karena memang selama ini tidak ada sama sekali keterlibatannya.
Mosi tidak percaya ditandatangani 14 ketua Partai Nasdem se Kota Palembang.
Dia menjelaskan, selain itu sekretaris dan pengurus lainnya juga menandatangani gerakan tersebut.
Hal itu, dilakukan untuk membersihkan partai dari orang-orang yang tidak sepakat dengan perjuangan rakyat.
Sementara sayap Partai Nasdem dari mahasiswa dengan tegas juga menolak penonaktifan Ketua DPW Sumsel, Febuar Rahman karena tidak berdasar dan cenderung akibat maraknya fitnah.
"Kami juga menuntut Plt Ketua DPW Partai Nasdem Sumsel, Irma Chaniago untuk meminta maaf kepada Febuar," kata Ketua Liga Mahasiswa Nasdem Sumsel, Rustandi.
Ia menambahkan, kalau Plt ketua tidak mengindahkan tuntutan mereka maka akan memboikot partai itu dalam pemilu tahun 2014.
Penolakan dilakukan karena memang setelah dilakukan penonaktifan pengurus DPW Partai Nasdem, orang-orang yang kini masuk parpol itu tidak jelas komitmennya terhadap perjuangan rakyat.(NE)
Pewarta :
Editor:
M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
