Dinkes Kulon Progo ingatkan masyarakat waspadai ISPA
Senin, 9 Desember 2024 21:21 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami. ANTARA/Sutarmi.
Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta meningatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit yang bisa muncul di musim hujan ini, yakni infeksi saluran pernapasan akut, diare, dan demam berdarah.
Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami di Kulon Progo Senin mengatakan, pada musim hujan ini, beberapa penyakit pun berpotensi meningkat, sehingga diperlukan kesiapsiagaan.
"Ada tiga penyakit yang diwaspadai kemunculannya di musim hujan. Kami mewaspadai adanya infeksi saluran pernapasan akut -ISPA-, diare, dan demam berdarah," kata Budi.
Ia menjelaskan, penyakit ISPA ditandai dengan gejala panas, batuk, dan pilek sebagai akibat dari perubahan cuaca ekstrem. Sedangkan diare bisa meningkat karena potensi air yang terkontaminasi di musim hujan ini.
Budi juga tetap mewaspadai demam berdarah, yang sempat melonjak namun saat ini sudah mulai melandai. Begitu pula dengan leptospirosis, yang pernah menyebabkan kematian di tahun 2022 dan 2023.
"Kasus demam berdarah menurun sejak sebulan terakhir, sedangkan kasus leptospirosis juga tidak sebanyak sebelumnya," katanya.
Menurut Budi, kesadaran masyarakat saat ini sudah lebih baik sehingga jumlah kasusnya bisa ditekan. Namun potensi penyebarannya tetap ada, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama di musim penghujan ini.
Itu sebabnya, edukasi ke masyarakat terus digencarkan terkait gejala sampai cara penularan berbagai penyakit tersebut. Tujuannya agar mereka tahu bagaimana cara penanganan yang tepat.
Pihaknya juga memastikan kesiapan dari penanganan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Seperti kesiapan dari tenaga, peralatan, obat-obatan, hingga alur penanganan terhadap sejumlah penyakit tersebut.
"Masyarakat juga perlu menjaga pola hidup bersih dan sehat serta menjaga daya tahan tubuh sebagai pencegahan," kata Budi.
Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami di Kulon Progo Senin mengatakan, pada musim hujan ini, beberapa penyakit pun berpotensi meningkat, sehingga diperlukan kesiapsiagaan.
"Ada tiga penyakit yang diwaspadai kemunculannya di musim hujan. Kami mewaspadai adanya infeksi saluran pernapasan akut -ISPA-, diare, dan demam berdarah," kata Budi.
Ia menjelaskan, penyakit ISPA ditandai dengan gejala panas, batuk, dan pilek sebagai akibat dari perubahan cuaca ekstrem. Sedangkan diare bisa meningkat karena potensi air yang terkontaminasi di musim hujan ini.
Budi juga tetap mewaspadai demam berdarah, yang sempat melonjak namun saat ini sudah mulai melandai. Begitu pula dengan leptospirosis, yang pernah menyebabkan kematian di tahun 2022 dan 2023.
"Kasus demam berdarah menurun sejak sebulan terakhir, sedangkan kasus leptospirosis juga tidak sebanyak sebelumnya," katanya.
Menurut Budi, kesadaran masyarakat saat ini sudah lebih baik sehingga jumlah kasusnya bisa ditekan. Namun potensi penyebarannya tetap ada, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama di musim penghujan ini.
Itu sebabnya, edukasi ke masyarakat terus digencarkan terkait gejala sampai cara penularan berbagai penyakit tersebut. Tujuannya agar mereka tahu bagaimana cara penanganan yang tepat.
Pihaknya juga memastikan kesiapan dari penanganan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Seperti kesiapan dari tenaga, peralatan, obat-obatan, hingga alur penanganan terhadap sejumlah penyakit tersebut.
"Masyarakat juga perlu menjaga pola hidup bersih dan sehat serta menjaga daya tahan tubuh sebagai pencegahan," kata Budi.
Pewarta : Sutarmi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPBD Bantul ingatkan masyarakat tingkatkan kewaspadaan dampak cuaca ekstrem
21 February 2026 18:26 WIB
BPBD Bantul melibatkan relawan untuk penanganan rumah tertimpa pohon tumbang
18 February 2026 19:28 WIB
Wamen HAM: Kejadian siswa SD mengakhiri hidup di NTT "wake-up call" bagi negara
06 February 2026 19:43 WIB
Terpopuler - Kulon Progo
Lihat Juga
Komisi II DPRD Kulon Progo apresiasi SPPG Pandowan 2 libatkan UMKM suplai bahan baku
12 March 2026 14:00 WIB
Irda Kulon Progo: Penghentian sementara operasional SAK selamatkan aset daerah
08 March 2026 20:51 WIB
Fajar Gegana apresiasi SPPG tindaklanjuti imbau Gubernur DIY cantumkan harga item menu MBG
08 March 2026 10:07 WIB
Komisi II DPRD Kulon Progo selenggarakan workshop tentang peningkatan PAD dari sektor parkir
05 March 2026 22:39 WIB
Baznas Kulon Progo menyalurkan ZIS senilai Rp3,5 miliar untuk 8.149 mustahik
04 March 2026 15:39 WIB
Suryo 'HS' tanggung perawatan korban sampai pulih dan biayai pendidikan Deva sampai sarjana
03 March 2026 17:20 WIB