Logo Header Antaranews Jogja

Jenazah prajurit TNI dipulangkan dari Turki, tiba di Soetta Sabtu sore

Sabtu, 4 April 2026 11:08 WIB
Image Print
Suasana upacara pelepasan dan penghormatan tiga jenazah personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut Lebanon, Kamis (2/4/2026). UNIFIL menyelenggarakan upacara Memorial Service sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan, sebelum dipulangkan ke tanah air. ANTARA FOTO/KBRI Lebanon/adm/tom. (ANTARA FOTO/Bakom RI)

Jakarta (ANTARA) - Tiga jenazah prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) akan dipulangkan dari Turki dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu (4/4) sore melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Kementerian Luar Negeri melalui pernyataan persnya di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa ketiga jenazah tersebut akan diterbangkan menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 dari Istanbul, Turki, dan diperkirakan mendarat pada pukul 17.35 WIB.

Setibanya di Tanah Air, akan dilaksanakan upacara penyambutan sekaligus persemayaman di Bandara Soekarno Hatta sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit yang gugur dalam tugas.

Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk disemayamkan sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Adapun Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung. Lalu, Serka (Anm) M. Nur Ichwan akan dimakamkan di TMP Giri Dharmaloyo II, Magelang, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon di TMP Giripeni, Kulonprogo.

Baca juga: UNIFIL beri penghormatan terakhir untuk tiga prajurit TNI yang gugur

Baca juga: Tiga personel TNI terluka akibat ledakan di fasilitas PBB di Lebanon, Jumat sore


Personel pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia, Kopda Farizal Rhomadhon, gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).

Tepat keesokan harinya pada Senin (30/3), Indonesia kehilangan lagi dua personelnya di UNIFIL akibat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang. Dua personel yang gugur dalam serangan tersebut ialah Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Muhammad Nur Ichwan.

Pada Kamis (2/4), UNIFIL telah memberikan penghormatan terakhir untuk tiga prajurit tersebut. Upacara dilaksanakan di Hanggar Lebanese Air Force Beirut dipimpin langsung oleh Force Commander (FC)/Head of Mission l UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.

Upacara memorial tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Lebanon beserta jajaran KBRI, Atase Pertahanan (Athan) RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional.

Prosesi upacara militer dilaksanakan secara lengkap, diawali dengan pembukaan, penghantaran peti jenazah ke area upacara, pembacaan riwayat singkat, doa, hingga penganugerahan medali kehormatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Angkatan Bersenjata Lebanon (Lebanese Armed Forces/LAF) secara anumerta.



Baca juga: Jenazah prajurit TNI gugur di Lebanon dipulangkan Jumat atau Sabtu

Baca juga: PBB berencana investigasi forensik terkait gugurnya prajurit TNI di Lebanon




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jenazah prajurit TNI dipulangkan dari Turki, tiba di Soetta Sabtu sore



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026