Prabowo semakin digemari milenial
Kamis, 23 November 2023 12:45 WIB
Ilustrasi - Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Maju berfoto bersama selepas acara deklarasi di Jakarta, Senin (6/11/2023). ANTARA/Genta Tenri Mawangi/aa.
Jakarta (ANTARA) - Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Faldo Maldini, mengatakan bahwa hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan bahwa Prabowo semakin digemari generasi milenial.
"Alhamdulillah anak muda, generasi milenial, dan gen Z semakin menyukai Pak Prabowo yang selalu tampil apa adanya, tegas tapi tetap bisa jenaka," ujar Faldo dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis.
Menurut Faldo, gemoy atau gemas yang belakangan ditujukan pada Prabowo menjadi narasi yang sangat dekat dengan pemilih milenial dan generasi Z. Ia mengaku, julukan gemoy itu justru muncul dari pendukung Prabowo di kalangan generasi milenial dan Z.
Adapun hasil survei LSI Denny JA menunjukkan kenaikan elektabilitas calon presiden nomor urut 2 (Prabowo-Gibran) itu secara individu paling besar berasal dari pemilih milenial. Dari survei LSI Denny JA, elektabilitas Prabowo naik signifikan dari Oktober ke November 2023.
Pada bulan Oktober 2023, pemilih Prabowo dari kalangan milenial berada di angka 36,9 persen, kemudian naik menjadi 41,6 persen pada bulan November.
Selain dari pemilih milenial, survei LSI Denny JA juga menunjukkan narasi “Prabowo gemoy” menjadi salah satu faktor yang mendongkrak elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.
Berdasarkan survei LSI Denny JA, julukan gemoy untuk Prabowo disukai kalangan pemilih milenial karena menggambarkan sikap Prabowo yang tetap rileks dan santai ketika dihujat, sehingga dinilai sesuai dengan selera generasi milenial.
"Masyarakat jadi mengetahui hanya Pak Prabowo yang tampil di hadapan publik tanpa dibuat-buat. Ia tampil apa adanya. Sikapnya tetap tegas dan sat-set, namun ada sisi humanisnya yang jenaka," imbuh Faldo.
Elektabilitas Prabowo-Gibran menduduki posisi teratas di survei LSI Denny JA, yakni mencapai 40,3 persen, sementara pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md di angka 28.6 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 20,3 persen.
Survei LSI Denny JA digelar pada 6–13 November 2023. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka, sementara margin of error sekitar 2,9 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TKN: Survei LSI Denny JA tunjukkan Prabowo makin digemari milenial
"Alhamdulillah anak muda, generasi milenial, dan gen Z semakin menyukai Pak Prabowo yang selalu tampil apa adanya, tegas tapi tetap bisa jenaka," ujar Faldo dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis.
Menurut Faldo, gemoy atau gemas yang belakangan ditujukan pada Prabowo menjadi narasi yang sangat dekat dengan pemilih milenial dan generasi Z. Ia mengaku, julukan gemoy itu justru muncul dari pendukung Prabowo di kalangan generasi milenial dan Z.
Adapun hasil survei LSI Denny JA menunjukkan kenaikan elektabilitas calon presiden nomor urut 2 (Prabowo-Gibran) itu secara individu paling besar berasal dari pemilih milenial. Dari survei LSI Denny JA, elektabilitas Prabowo naik signifikan dari Oktober ke November 2023.
Pada bulan Oktober 2023, pemilih Prabowo dari kalangan milenial berada di angka 36,9 persen, kemudian naik menjadi 41,6 persen pada bulan November.
Selain dari pemilih milenial, survei LSI Denny JA juga menunjukkan narasi “Prabowo gemoy” menjadi salah satu faktor yang mendongkrak elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.
Berdasarkan survei LSI Denny JA, julukan gemoy untuk Prabowo disukai kalangan pemilih milenial karena menggambarkan sikap Prabowo yang tetap rileks dan santai ketika dihujat, sehingga dinilai sesuai dengan selera generasi milenial.
"Masyarakat jadi mengetahui hanya Pak Prabowo yang tampil di hadapan publik tanpa dibuat-buat. Ia tampil apa adanya. Sikapnya tetap tegas dan sat-set, namun ada sisi humanisnya yang jenaka," imbuh Faldo.
Elektabilitas Prabowo-Gibran menduduki posisi teratas di survei LSI Denny JA, yakni mencapai 40,3 persen, sementara pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md di angka 28.6 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 20,3 persen.
Survei LSI Denny JA digelar pada 6–13 November 2023. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka, sementara margin of error sekitar 2,9 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TKN: Survei LSI Denny JA tunjukkan Prabowo makin digemari milenial
Pewarta : Fath Putra Mulya
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengamat menilai paslon elektabilitas tinggi berpotensi kalah di Jakarta
08 September 2024 6:12 WIB, 2024
Pengamat nilai elektabilitas Ahmad Luthfi perlu diuji di "kandang banteng"
25 July 2024 0:36 WIB, 2024
PDIP ungkap pengaruhi elektabilitas wali kota, penggeledahan KPK di Pemkot Semarang
23 July 2024 6:25 WIB, 2024
Elektabilitas Sudaryono tempel ketat Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng 2024
16 July 2024 19:47 WIB, 2024
Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi, dan Komeng unggul di Pilkada Jabar 2024, ini hasil survei
05 July 2024 7:00 WIB, 2024
Penentuan Sahroni maju Pilkada DKI Jakarta 2024, pertimbangkan elektabilitas, ungkap Ketum NasDem
24 June 2024 14:09 WIB, 2024
Elektabilitas bakal calon Bupati Bantul petahana unggul hasil survei Golkar
08 June 2024 20:39 WIB, 2024