Apri/Fadia di Hylo Open 2023 cedera
Senin, 6 November 2023 6:32 WIB
Arsip Foto - Pebulu tangkis ganda putri Apriyani Rahayu (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) mengembalikan kok ke arah lawan Chen Qingchen dan Jia Yifan dalam perempatfinal beregu Asian Games 2022 di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, China, Jumat (29/9/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa/am.
Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu terpaksa menyabet titel runner up dari ajang Hylo Open 2023 bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti, akibat cedera betis kaki kanan yang membuat mereka harus mundur di tengah pertandingan, Minggu waktu Saarbrucken, Jerman.
Menurut Kepala Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI Eng Hian, cedera tersebut terjadi di awal set kedua, memaksa Apri/Fadia untuk menyerah saat menghadapi pasangan Zhang Shu Xian/Zheng Yu asal China.
"Apriyani memutuskan mundur di babak final Hylo Open 2023 karena mengalami cedera betis kanan. Cedera ini memang tiba-tiba, tidak dirasakan sebelumnya," tutur Eng Hian melalui pesan resmi PP PBSI di Jakarta, Senin.
Hasil tersebut tentu menjadi kekecewaan bagi duo Indonesia, mengingat mereka sudah lebih dulu menguasai keunggulan pada gim pertama dengan skor 21-18.
Namun baru saja memulai gim kedua, dengan kedudukan skor imbang 1-1, tiba-tiba saja hal yang tak diharapkan menimpa Apriyani saat mengembalikan bola dari pemain China, dia menabrak tiang net sisi kanan yang menyebabkan terjadi cidera.
Menurut informasi yang disampaikan pelatih yang akrab disapa Koh Didi tersebut, cedera tersebut membuat anak asuhnya tersebut tak bisa melanjutkan permainan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Cedera betis pupuskan harapan Apri/Fadia juarai Hylo Open
Menurut Kepala Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI Eng Hian, cedera tersebut terjadi di awal set kedua, memaksa Apri/Fadia untuk menyerah saat menghadapi pasangan Zhang Shu Xian/Zheng Yu asal China.
"Apriyani memutuskan mundur di babak final Hylo Open 2023 karena mengalami cedera betis kanan. Cedera ini memang tiba-tiba, tidak dirasakan sebelumnya," tutur Eng Hian melalui pesan resmi PP PBSI di Jakarta, Senin.
Hasil tersebut tentu menjadi kekecewaan bagi duo Indonesia, mengingat mereka sudah lebih dulu menguasai keunggulan pada gim pertama dengan skor 21-18.
Namun baru saja memulai gim kedua, dengan kedudukan skor imbang 1-1, tiba-tiba saja hal yang tak diharapkan menimpa Apriyani saat mengembalikan bola dari pemain China, dia menabrak tiang net sisi kanan yang menyebabkan terjadi cidera.
Menurut informasi yang disampaikan pelatih yang akrab disapa Koh Didi tersebut, cedera tersebut membuat anak asuhnya tersebut tak bisa melanjutkan permainan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Cedera betis pupuskan harapan Apri/Fadia juarai Hylo Open
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Timnas putri Indonesia akhiri perjuangan di AFF Futsal 2026 huni peringkat empat
02 March 2026 18:09 WIB
Pelatih ganda putri Indonesia berharap anak asuhnya hadirkan kejutan di All England 2026
01 March 2026 17:35 WIB
Timmas futsal putri gagal melangkah ke final setelah disingkirkan Australia
28 February 2026 18:34 WIB
Ganda putri Tiwi/Fadia siap membongkar strategi Hsu/Lin di babak kedua German Open
26 February 2026 11:53 WIB
Phonska membungkam BjB 3-0, menyusul Pertamina ke final four Proliga 2026
15 February 2026 19:06 WIB
Ganda putri Ana/Trias wakil Indonesia pertama ke semifinal Thailand Masters
30 January 2026 15:13 WIB