Ini statistik F1 di Arab Saudi
Kamis, 16 Maret 2023 6:43 WIB
Pebalap tim Red Bull Sergio Perez asal Meksiko menjalani Grand Prix Arab Saudi di Sirkuit Jeddah Corniche, Jeddah. (27/3/2022) (AFP/ANDREJ ISAKOVIC)
Jakarta (ANTARA) - Jeddah, kota di pesisir Laut Merah akan menjadi tuan rumah Grand Prix Arab Saudi yang menjadi balapan seri kedua di kalender Formula 1 pada akhir pekan ini.
Sirkuit Jeddah Corniche menawarkan tantangan yang berbeda dari Sirkuit Internasional Bahrain yang membuka musim kompetisi F1 2023 pada dua pekan lalu.
Jeddah menjadi salah satu sirkuit tercepat di kalender F1, dengan kecepatan rata-rata menyaingi Monza, Italia, meski berwujud sirkuit jalan raya yang pinggir treknya langsung dibatasi pagar besi dan tanpa gravel.
Lintasan di Jeddah juga dilapisi aspal yang tidak seagresif Bahrain, yang sangat abrasif terhadap ban. Oleh karena itu strategi multi-pitstop akan kurang efektif.
Statistik menunjukkan 10 pebalap yang finis terdepan di Jeddah tahun lalu menggunakan strategi satu pitstop dengan kombinasi ban hard dan medium.
Di Bahrain, Red Bull mengawali musim 2023 dengan start yang nyaris sempurna setelah mengunci dua posisi start terdepan dan finis 1-2.
Secara mengejutkan Aston Martin keluar sebagai mobil terbaik kedua setelah Red Bull. Kecepatan AMR23 bahkan mampu mengalahkan Ferrari dan Mercedes.
Sirkuit Jeddah Corniche
Panjang lintasan: 6,174km
Rekor lap: 1:30,734 (Lewis Hamilton, Mercedes, 2021)
Jarak balapan: 308,450km atau 50 putaran.
Juara 2022: Max Verstappen (Red Bull)
Podium 2022: #1 Max Verstappen (Red Bull), #2 Charles Leclerc (Ferrari), #3 Carlos Sainz (Ferrari)
Lap tercepat2022: Charles Leclerc (Ferrari): 1:31,634
Pole position 2022: Sergio Perez (Red Bull) 1:28,200
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Statistik Grand Prix Arab Saudi
Sirkuit Jeddah Corniche menawarkan tantangan yang berbeda dari Sirkuit Internasional Bahrain yang membuka musim kompetisi F1 2023 pada dua pekan lalu.
Jeddah menjadi salah satu sirkuit tercepat di kalender F1, dengan kecepatan rata-rata menyaingi Monza, Italia, meski berwujud sirkuit jalan raya yang pinggir treknya langsung dibatasi pagar besi dan tanpa gravel.
Lintasan di Jeddah juga dilapisi aspal yang tidak seagresif Bahrain, yang sangat abrasif terhadap ban. Oleh karena itu strategi multi-pitstop akan kurang efektif.
Statistik menunjukkan 10 pebalap yang finis terdepan di Jeddah tahun lalu menggunakan strategi satu pitstop dengan kombinasi ban hard dan medium.
Di Bahrain, Red Bull mengawali musim 2023 dengan start yang nyaris sempurna setelah mengunci dua posisi start terdepan dan finis 1-2.
Secara mengejutkan Aston Martin keluar sebagai mobil terbaik kedua setelah Red Bull. Kecepatan AMR23 bahkan mampu mengalahkan Ferrari dan Mercedes.
Sirkuit Jeddah Corniche
Panjang lintasan: 6,174km
Rekor lap: 1:30,734 (Lewis Hamilton, Mercedes, 2021)
Jarak balapan: 308,450km atau 50 putaran.
Juara 2022: Max Verstappen (Red Bull)
Podium 2022: #1 Max Verstappen (Red Bull), #2 Charles Leclerc (Ferrari), #3 Carlos Sainz (Ferrari)
Lap tercepat2022: Charles Leclerc (Ferrari): 1:31,634
Pole position 2022: Sergio Perez (Red Bull) 1:28,200
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Statistik Grand Prix Arab Saudi
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026