Sejumlah daerah dilanda banjir bandang
Senin, 17 Oktober 2022 7:23 WIB
Anggota Kodim 1617 Jembrana membantu membersihkan rumah warga dari bekas banjir bandang, Senin ((ANTARA/Kodim 1617 Jembrana/2018)
Negara, Jembrana (ANTARA) - Banjir bandang dari luapan aliran sungai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana, Bali, hingga menyebabkan kerusakan beberapa infrastruktur seperti jembatan.
"Tim kami sudah turun ke lokasi-lokasi yang dilanda bencana, dan kami terus melakukan pemantauan. Bencana ini karena luapan air dari sungai," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra, di Negara, Kabupaten Jembrana, Senin.
Ia mengatakan, hujan lebat di hulu sungai Minggu (16/10) menyebabkan sungai-sungai di Jembrana meluap hingga ke daratan sisi sungai.
"Kami masih terus melakukan pendataan kerusakan, baik fasilitas umum maupun rumah warga akibat banjir ini. Koordinasi dengan institusi-institusi terkait juga dilakukan untuk mempercepat bantuan bagi warga yang menjadi korban," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana-Bali
"Tim kami sudah turun ke lokasi-lokasi yang dilanda bencana, dan kami terus melakukan pemantauan. Bencana ini karena luapan air dari sungai," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra, di Negara, Kabupaten Jembrana, Senin.
Ia mengatakan, hujan lebat di hulu sungai Minggu (16/10) menyebabkan sungai-sungai di Jembrana meluap hingga ke daratan sisi sungai.
"Kami masih terus melakukan pendataan kerusakan, baik fasilitas umum maupun rumah warga akibat banjir ini. Koordinasi dengan institusi-institusi terkait juga dilakukan untuk mempercepat bantuan bagi warga yang menjadi korban," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana-Bali
Pewarta : Naufal Fikri Yusuf/Gembong Ismadi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Banjir bandang Senin dini hari sebabkan 16 warga Pulau Siau Sulut meninggal
07 January 2026 10:45 WIB